Nate Robinson Raja "Slam Dunk"


Nate Robinson Raja "Slam Dunk"

Phoenix, Sabtu - Postur badan yang lebih pendek tak menghalangi bintang New York Knicks, Nate Robinson, untuk menjuarai kontes slam dunk pada NBA All Star Weekend di Phoenix, AS, Sabtu (14/2) malam. Robinson sukses melompati juara bertahan ”Superman” Dwight Howard.

Pertarungan Robinson versus Howard benar-benar menghibur penonton basket yang hadir di Stadion US Airways Center, Phoenix, ataupun yang menyaksikan dari siaran langsung di televisi.

Howard tampil dengan menggunakan kostum superman sesuai dengan julukan yang disandangnya. Sementara Robinson masuk ke arena dengan kostum serba hijau, mulai dari seragam Knicks, sepatu, sampai bola yang dibawanya.

Penampilan Robinson seolah mempresentasikan diri sebagai kryptonite, benda yang ditakuti Superman. Kedua pebasket langsung memamerkan gaya slum dunk setelah aba-aba pertarungan dimulai. Howard memulai dunk setelah menerima bola dari rekannya, Jameer Nelson.

Namun, ”KryptoNate”-lah yang akhirnya didaulat sebagai pemenang dalam laga slam dunk tahun ini. Aksinya di sesi terakhir benar-benar memukau penonton. Dalam aksinya, Robinson bahkan meminta Howard untuk terlibat. Dalam hitungan detik, KryptoNate melesat dan melompat serta mengangkangi Howard yang berdiri di bawah keranjang dan memasukkan bola.

Sebuah aksi yang luar biasa mengingat postur Robinson hanya 1,75 meter, sedangkan Howard yang dikangkanginya berpostur 2,11 meter. Robinson juara setelah 52 persen penonton memilihnya.

Mengenai aksi terakhirnya, Robinson mengatakan, tanpa bantuan Howard, dia tidak mungkin bisa melakukan itu. Menurut Robinson, dirinya tidak menyangka jika Howard dilompati dan dikangkangi.

”Aku memang memintanya. Dia langsung menyatakan setuju. Saya pikir dia cuma bercanda. Akan tetapi, dia benar-benar mau melakukannya untuk saya,” kata Robinson.

Howard sendiri mengaku senang dan tidak kecewa dengan kehilangan gelar. ”Ini semua, kan, untuk bersenang-senang. Penonton menyukainya. Kami hanya mencoba membuat aksi menarik dan itulah tujuan pekan all star. Tak jadi soal siapa yang menang dan kalah,” ujarnya.

Menurut Howard, Robinson layak menang. ”Dia melakukannya dengan baik. Aku pikir orang yang lebih pendek akan memenangi kontes dunk karena akan terlihat lebih sulit untuk dia. Kalau aku akan terlihat mudah,” ungkapnya.

Sementara itu, gelar juara tembakan tiga angka diraih pebasket Miami Heat, Daequan Cook. Cook mengalahkan Rashard Lewis dan juara Jason Kapono.

Di sela-sela pekan NBA All Star, NBA memberikan penghargaan kepada pemain legendaris Boston Celtics, Bill Russell. Nama Russel akan dicantumkan pada trofi pemain terbaik final NBA. Meski Russel tidak pernah meraih gelar itu, dia menyabet lima gelar MVP NBA dan 11 kali juara NBA sebagai pemain dan pelatih. (REUTERS/AFP/OTW)



Sumber: http://www.kompas.com

0 komentar: